Tampilkan postingan dengan label apa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label apa. Tampilkan semua postingan






Jam malam menghantui

Dan aku kembali tak temukan mimpiBertahan dalam jebakan ilusiBalutan emosi dan semoga pagi tak hilang mentari, yeah
Mataku terpejam, namun tak terlelapPikiranku kabur, akal sehatku melenyapDi terangi layar seluler dalam gemerlapAnxiety tinggi, otakku mulai tersekap
Teringat banyak kisah yang lama menghilang, yeahDilema masa depan yang belum terbilang, yeahMasih berlagu meski karir tak gemilangSaat mereka sudah mapan dengan harta bergelimang, yeah
Tak usai bersyukur, meski belum udzurAgamaku hustle dan ku takkan pernah kufurKu tak percaya nasi bisa jadi buburKarna ku hanya kenal 3 musim tanpa musim gugur
Mereka bilang hidupku khayalan semataSelama empat, dua puluh khayalanku selalu nyataKu tanya diri mengapa aku harus pasrahBila hidup macam roda mengapa ku harus gelisah, yeah
Jam malam menghantuiDan aku kembali tak temukan mimpiBertahan dalam jebakan ilusiBalutan emosi dan semoga pagi tak hilang mentari
Ooh, aku insomnia, insomniaOoh, aku insomnia, insomniaOoh, aku insomnia, insomniaOoh, aku insomnia, insomnia
Yeah, mungkin ku memang nocturnalHidup malam hari dengan pikiran tak normalMacam essay, hidup ini banyak soalMaka untuk jawab itu pikiranku jadi modal, yeah
Banyak yang lari dari kenyataanSaat hidup menghampiri dan berikan penawaranDengan depresi kucoba ungkap pertanyaanMacam kembali sekolah, ku dapati pelajaran, yeah
Perjalanan, ahMasih panjang, yeahProblema menghampiri siap 'tuk kutantangAku tak tau ada apa yang kan datangMaka kumasak tekad sampai benar-benar matang (yeah)
Lewati ujian, tanpa kisi-kisiHilang kisah lama, lembaran baru kuisiKegagalan kurevisi macam skripsiMeski ku hilang jam tidur 'kan kucoba ungkap mimpi
Jam malam menghantuiDan aku kembali tak temukan mimpiBertahan dalam jebakan ilusiBalutan emosi dan semoga pagi tak hilang mentari
Ooh, aku insomnia, insomniaOoh, aku insomnia, insomniaOoh, aku insomnia, insomniaOoh, aku insomnia, insomnia
Jam malam menghantuiDan aku kembali tak temukan mimpiBertahan dalam jebakan ilusiBalutan emosi dan semoga pagi tak hilang mentari
Ooh, aku insomnia, insomniaOoh, aku insomnia, insomniaOoh, aku insomnia, insomniaOoh, aku insomnia, insomnia


 


adalah sebuah menu navigasi website yang dikunci pada tempatnya sehingga tidak hilang ketika pengguna menggulirkan mousenya ke bawah halaman, dengan kata lain dapat diakses dengan mudah karena selalu terlihat. Dibuat dengan mudah menggunakan Murni Javascript berukuran kecil serta sentuhan CSS minimalis dan tanpa JQuery.

Banyak blog atau website populer menambahkan fungsi navigasi menu ini agar tetap terlihat di bagian atas. Ketika pengguna menggulirkan mouse ke bawah halaman dan bagian atas menu navigasi tetap menempel dan tetap terlihat. Ini bermaksud untuk memudahkan kepada pengunjung dan tidak harus kembali menggerakan mousenya ke bagian atas untuk menjelajahi halaman yang lainnya.

Teknik sticky ini sebenarnya dapat diterapkan untuk elemen lainnya, seperti bagian samping (sidebar), tombol atau media social sharing/like, dan bagian footer. Namun tentu saja cara mengaplikasikannya berbeda-beda. Dibawah ini penjelasan yang difokuskan pada menu navigasi utama menggunakan javascript.

Cara Membuat Sticky Menu Responsive:

  1. Masukan kode CSS style dibawah ini pada bagian <head> atau sebelum </head>.
  2. Masukan kode HTML dibawah ini dibagian yang sepantasnya suatu Menu Navigasi berada, misalnya dibawah Header.
    123456789101112131415<div class="ads-top ads-site adZone sponsor-promo" id="header-main">
      <nav class="menu-main">
        <div class="menu">
      <ul class="topnav" id="myTopnav">
      <li><a href="#">Home</a></li>
      <li><a href="#">About</a></li>
          <li><a href="#">Privacy Policy</a></li>
          <li><a href="#">Kontak</a></li>
          <li><a href="#">Disclaimer</a></li>
          <li><a href="#">Kategori</a></li>
      <li class="icon"><a class="navi" href="javascript:void(0);" onclick="myFunction()"><img src="data:image/png;base64,iVBORw0KGgoAAAANSUhEUgAAAC0AAAAtCAMAAAANxBKoAAAAGXRFWHRTb2Z0d2FyZQBBZG9iZSBJbWFnZVJlYWR5ccllPAAAAAZQTFRF////////VXz1bAAAAAJ0Uk5T/wDltzBKAAAAKUlEQVR42mJgJAUwjKoehqoZ8ICRqnoQxeVo7IzmtNG4HFVNR9UAAQYAX8EF85Z3JE8AAAAASUVORK5CYII=" alt="menu"></a></li>
      </ul>
        </div>
      </nav>
    </div>

    Gantilah Link dan Nama Menu pada HTML tersebut dengan Link dan Nama Menu Tautan yang dikehendaki sesuai keinginan yang sebagimana mestinya, agar dapat mengarahkan pengunjung ke halaman yang benar.

  3. Masukan kode dibawah ini dibaris paling bawah suatu “template” atau “theme” atau sebelum </body>
    123<script>
    function myFunction(){var x = document.getElementById("myTopnav");if (x.className === "topnav"){x.className += " responsive"}else{x.className = "topnav"}};!function(){function a(){b(e,i,f)}function b(a,b,c){y=pageYOffset,y>c?a.className=b: a.className=""}function c(a,b){a.className=a.className?"": b}function d(a){return document.getElementById(a)}var e=d("header-main"),f=300,g=d("menu-main"),h="menu-active",i="active";window.addEventListener("scroll",a),onclick=function(){c(g,h)}}();
    </script>
  4. Selesai.

Catatan: Panduan pemasangan Sticky Menu Navigasi tersebut diatas dapat dimodifikasi dibagian CSS style agar bisa lebih dipercantik atau kelihatan lebih bagus sesuai dengan keinginan.

Kebanyakan desainer atau webmaster akan setuju bahwa menu navigasi merupakan salah satu komponen yang paling penting dari sebuah website. Meskipun demikian, tidak selalu mudah untuk menggunakan atau mengaksesnya. Secara umum, pengguna harus menggulirkan mouse kembali ke atas website untuk mengakses menu navigasi, dengan catatan HTML Menu tersebut memiliki lebar 100%.